Rabu, 06 Mei 2015

Bahan-Bahan Kimia Pembersih Fiter Air Tanah

Mineral-mineral. Banyak mineral terdapat di dalam sumber air tanah. Ada mineral utama, yakni selalu ada dalam jumlah yang signifikan dan mineral minor, yakni jumlahnya tidak banyak dan tidak terlalu mengganggu. Mineral utama antara lain adalah kalsium [Ca], magnesium [Mg], besi [Fe], dan mangan [Mn]. Keberadaan kalsium selalu diikuti dengan magnesium, demikian juga dengan besi selalu diikuti dengan mangan. Mereka seperti pasangan suami dan istri yang selalu bepergian bersama. Keberadaan kalsium yang tinggi menyebabkan air tampak keruh, sedangkan keberadaan besi menyebabkan bau tidak enak. Kemampuan filter menahan mineral air tanah ada batas waktunya, sebab semakin lama filter dipakai, filter akan menjadi jenuh terhadap kempat mineral utama ini. Untuk memulihkan kembali kemampuan filter, maka dibutuhkan bahan kimia pengeliminasi keempat mineral utama ini. Semua mineral ini dapat dieliminasi secara efektif dengan larutan asam anorganik kuat encer.

Larutan asam kuat encer. Ada beberapa pilihan larutan asam kuat encer, antara lain : asam sulfat, asam khlorida, asam florida, asam nitrat, asam khlorat, dan asam perkhlorat. Pada mulanya semua larutan asam ini pada kondisi maksimumnya, yakni larutan asam kuat. Misalnya : asam sulfat mempunyai kepekatan maksimum 98 persen. Setiap larutan asam kuat mempunyai kepekatan maksimum yang berbeda. Kemudian diencerkan dengan air sampai beberapa kali perbandingan sesuai kebutuhan, maka asam ini disebut asam kuat encer. Semua larutan asam pada dasarnya bahan kimia berbahaya, maka harus ekstra hati-hati dalam pengerjaannya. Larutan asam kuat encer pilihan kita untuk pembersih filter adalah asam khlorida, sebab mudah didapat, harganya murah, dan relative lebih aman.

Asam Khlorida [1:5]. Mempunyai rumus kimia HCl, biasa disebut air keras sebab sangat korosif. Tergolong bahan kimia pereduksi kuat. Asam khlorida pekat mempunyai kepekatan sampai 36,5 persen voluma per volume [v/v] dan berasap. Cairan asam kuat pekat ini perlu diencerkan sampai lima kali, yakni 1 liter HCl pekat ditambahkan air sebanyak lima liter. Untuk tabung filter ukuran diameter 15 centimeter dan tinggi 120 centimeter, maka Anda membutuhkan 8 liter larutan asam khlrorida yang telah diencerkan ini.  

Cara menggunakan. Filter dalam keadaan tidak digunakan. Biarkan sisa air di dalam filter merembes ke bawah semua. Buka tutup [flensa] atas dan bawah filter. Masukkan larutan asam tersebut dari lubang atas ke dalam tabung sedikit demi sedikit dan hati-hati. Biarkan larutan asam bereaksi. Larutan merembes di dalam butir-butir filter dan turun perlahan mengikuti gravitasi bumi. Rembesan larutan yang turun tampak berwarna cokelat tua, maka segera tutup kembali dan biarkan selama 30 menit.

Hasil reaksi.  Semua mineral air tanah berbentuk persenyawaan oksida dan garam, seperti : CaX, MgX, FeX, dan MnX. Mengikuti reaksi sederhana oksida atau garam terhadap larutan asam kuat encer : 

  • CaX + HCl ===> CaCl2 + 
  • HX. MgX + HCl ===> MgCl2 + HX.
  • FeX + HCl ===> FeCl3 + HX.
  • MnX + HCl ==> MnCl2 + HX. 
  • Semua hasil reaksi larut di dalam air.

Penetral. Penambahan larutan asam kuat encer ada kemungkinan berlebih, sebab memang sengaja dilebihkan. Kelebihan larutan asam kuat encer ini dinetralkan dengan penambahan sodium nitrat [soda kue] dengan kepekatan 5 persen berat [berat/volume], 50 gram soda kue di dalam 1 liter air. Buat sebanyak 2 liter. Soda kue mudah di dapat dan tidak berbahaya. Kelebihan sisa reaksi asam kuat encer terhadap mineral kemungkinan tidak banyak, maka Anda dapat lasung mengeliminasi kelebihannya dengan pembilasan air ke dalam filter lebih banyak. Lakukan pembilasan dan buang ke drainais sampai warna air jernih kembali. Dan, kemudian biarkan air pembilasan mengalir  selama 15 menit.

Catatan : Pertama, larutan asam kuat encer tidak dapat digunakan untuk mengeliminasi lumpur. Jadi, pengerjaan ini dilakukan dalam kondisi sumber air tanah tidak berlumpur atau sangat sedikit sekali berlumpur. Kedua, gunakan bahan kimia untuk industri.-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar